• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Instagram
  • Youtube

Saturday, June 24, 2017

Kepala Desa Hauagong Pakkat Dukung Rencana Pendirian Kursus PKBM PCoE

YAYASAN MAHMUN SYARIF MARBUN -- Kepala Desa Hauagong, Pakkat, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Dompak Marbun memberi dukungan lisan atas rencana pendirian tempat kursus Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pakkat Centre of Excellence (PCoE) yang digagas oleh Julkifli Marbun, putra Pakkat.

Dukungan itu diberikan melalui sambungan telepon, saat mendampingi rombongan Bupati Humbang Hasundutan berkunjung ke Sihombang, Pakkat.

"Bagus itu appara, saya akan tindak lanjuti ke Bupati bila berkesempatan," katanya, Jumat (23/6/2017).

Pendirian kursus PCoE digagas oleh Julkifli Marbun untuk meneruskan tradisi ayahandanya yang giat berbagi ilmu kepada anak-anak muda Pakkat sebelum merantau.

Ayahandanya, Jureman Marbun, wafat di Pakkat 27 Mei 2017 yang lalu. Banyak generasi muda Pakkat, baik yang saudara maupun umum, pernah bergabung dalam usahanya UD Paju Marbun sekaligus belajar membuka usaha dan berbagai keterampilan lainnya seperti belajar menyetir, bengkel las (ketika masih menggeluti usaha bengkel) dan lain sebagainya.

Semasa hidupnya, almarhum pernah meminta anaknya Julkifli Marbun untuk membuatkan blog usaha UD Paju Marbun (baca), sebagai pusat informasi usahanya yang di dalamnya terdapat konsep Paju Learning Center.

"Banyak anak muda yang menggeluti bisnis Toko Emas, sekarang ini, yang belajar dari tempat kita," katanya saat itu.

Berkas-bekas perizinan akan segera dilengkapi oleh penggagas untuk mempercepat pendirian lembaga tersebut. Duduk sebagai Direktur Julkarnaen Marbun. Dia akan dibantu oleh Yusuf Marbun yang sama-sama alumni India dengan Julkifli Marbun, serta beberapa orang lainnya. Lokasi kursus akan dilakukan di Simarsik, Panigoran atau Pulo Bali.

Julkarnaen Marbun yang akan memimpin operasional lembaga ini mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mentradisikan keteladanan almarhum ayahandanya dan ini merupakan aktivitas nirlaba.

Menurutnya, sebisa mungkin lembaga tidak akan menjadi kompetitor dengan lembaga serupa atau sekolah, namun justru bisa berkolaborasi dalam membangun masyarakat Pakkat.

Adapun jenis kursus yang ditawarkan adalah bahasa, komputer, jurnalisme dll sesuai dengan ketersediaan tentor dan minat calon siswa.

Kepala Desa Dompak R Marbun merupakan sosok muda yang mempunyai berbagai usaha yang membangun Pakkat. Salah satunya kerajinan keripik salak.

Dilaporkan Medan Daily Bisnis, Bpk Dompak, yang satu alumni semasa sekolah dasar dengan Julkifli Marbun, mengelola usaha pengolahan keripik salak yang bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Humbang Hasundutan.

Target pasar adalah dengan kerjasama dengan pihak pengusaha lebih besar dan pemasaran di supermarket dan di berbagai mal.

"Harapan kita, dengan adanya kontrak kerja sama tersebut, akan semakin menjamin produk lebih besar karena tidak ada risiko over produksi," harapnya saat itu.

Disoal masalah harga, Dompak Marbun menguraikan, hasil kerajinan mereka masih relatif terjangkau. Keripik salak ada yang dihargai Rp 5.000 dan dodol salak di kisaran Rp 10.000.

"Pada kondisi harga demikian dianggap sudah menguntungkan bagi perajin, karena proses pekerjaannya dilakukan dengan manual. Namun kalau mengunakan bantuan alat dari pemerintah, mudah-mudahan harga jualnya dapat lebih ditekan," tukasnya. ()




Menu Utama | About | Info | UD Paju Marbun | Haji | Pesantren Al Kautsar Al Akbar | Kreasi Santri | POP Shop | TobaPosCom | BeritaDekho | Sultan

0 comments:

Post a Comment

Contact

Get in touch with us


Adress/Street

Jalan Pelajar 264, Medan, Sumut (Sementara)

Phone number

+(62) 81284179400

Email

dinasofiana at gmail dot com